Lsm Penjara Siak Minta Polres Siak Untuk Segera Ambil Tindakan Tegas Terhadap Beberapa Oknum Satpam PT. KTU yang melakukan Tindakan Brutal
Rabu, 11/02/2026 - 13:47:02 WIB
Redaktur: AN
 |
| Dok |
SIAK.Beritatime.com,Penganiayaan berat dan sangat brutal yang dilakukan satuan pengamanan ( Satpam ) PT. KTU Astra Koto Gasib terhadap masyarakat yang dimana salah atu masih anak dibawah umur terjadi pada, Selasa ( 9/02/26 ) diperbatasan kebun masyarakat dan PT. KTU Astra RT/RW : 08/03 Dusun Sunngai Padang Desa Pangkalan Pisang Kecamatan Koto Gasib telah dilaporkan ke Satreskrim Polres Siak Oleh keluarga korban bersama jajaran pengurus Dpc Lsm Penjara Siak, Berdasarkan Surat Laporan nomor : STPL/17/II/2026/SPKT/POLRES SIAK/POLDA RIAU, Selasa (10/02/2026)
Orang tua korban Lase menjelaskan kepada awak media pada, Selasa (10/02/26 ) jika Candra Saputra lase pergi memancing bersama Abang sepupunya yang bernama Feber lase membawa satu unit sepeda motor merek supra serta kail pancing. " Pada jam 16:00 wib dapat telpon dari abangnya saya Agus lase menyampaikan jika Si putra lase dan si Feber lase telah di keroyok oleh security PT. KTU Astra, sekarang mereka berada di puskesmas Koto Gasib, informasi itu Agus dapat langsung dari pihak rumah sakit melalui telepon. Kami panik dan langsung menuju rumah sakit koto Gasib. Sesampainya kami di rumah Sakit saat melihat kondisi mrreka sudah lebam dan babak belur serta dipenuhi darah disekujur tubuh kedua anak itu kami sangat tidak berterima. " Jelas Lase dengan rasa kesal dan sedih
Ketua LSM Penjara saudara Optonica langsung respon dan berangkat menuju rumah sakit koto Gasib, setelah adanya pengaduan keluhan warga terkait penganiayaa yang dilakukan oleh pihak Pengamanan PT. KTU Astra. sesampainya di rumah sakit dan langsung masuk melihat kondisi korban. " Setelah adanya keluhan masyarakat menelpon, Kita langsung respon turun ke lokasi. Saya melihat langsung kondisi kedua korban yang sudah luka-luka dan lebam serta tangan terborgol hingga tangan korban tempat kena borgol bengkak. Ini sangat tidak manusiawi dimana orang yang dalam kondisi kritis diberlakukan tidak manusiawi dan sudah kita pertanyakan juga kepada pihak Puskesmas Kec. Koto Gasib terkait SOP penaganan sperti ini dan menjelaskan jika Meraka hanya melakukan tupoksi sesuai tugas Meraka melakukan tindakan awal penyelamatan nyawa. Terkait borgol yang masih terpasanga ditangan korban mereka kurang tau atas perintah siapa lagian pun orang yang mengantar ke Puskesmas tidak Meraka ketahui betul hanya saja sepengetahuan Meraka sekelompo Karyawan Satpam PT. KTU Astra dan bersama pihak personil Polsek Koto Gasib yang tidak Meraka sebut nama nya sesuai penyampaian petugas piket Puskesmas malam setelah kejadian itu." Jelas Optonica kepada awak media.
" Hal ini sangat kita kesalkan tindakan Satpam PT. KTU ini yang tidak tau cara bekerja dan mengutamakan kekerasan fisik, harusnya mereka ini sebagai perpanjangan tangan pihak kepolisian telah diajari dan diberi pengetahuan dasar dalam melakukan dan bertindak ketika menjalankan tugas bukan malah sebaliknya merasa hebat dan sessuka hari melakukan tindakan bodoh. Ini harus meraka pertanggungjawabkan perbuatan ini terhadap masyarakat agar hukum diterapkan sesuai perbuatan Meraka.
Kita juga sangat menyesali adanya juga pihak Oknum TNI ikut serta secara bersama-sama dengan Satpam PT. KTU melakukan Penganiayaan dan penyiksaan terhadap kedua korban ini dengan memukul pakai pelepah, memukul kepala dengan tokgkat Satpam hingga satu korban mengalami luka sobek dikepala, dan sadiisnya lagi sebagian kulit kedua korban dibakar Pakai Putung rokok, mancis dan ditendang menggunakan sepatu PDL satpam dan disiram dengan air bekas cuci tangan setalah makan serta diikat mata menggunakan Tali pengikat bekas ban motor.
Sesuai keterangan kedua korban kekerasan ini dilakukan oleh 12 orang Satpam PT. KTU Astra dan 1 Personil TNI berpakaian lengkap yang masih tidak diketahui identitas lengkapnya oleh para korban, namun kedua korban sempat mendengar pembicaraan para pelaku Satpam lainya jika TNI dimaksud adalah termasuk keluarga dekat satpam yang juga korban pengeroyokan berapa hari lalu. " Jelas Optonica denga sangat kesal
Tambahnya " Kita sangat mohon hal ini ada titik terangnya dari pihak kepolisian Polres Siak, kiranya bisa mengusut tuntas tindakan penganiayaan dengan kekerasan ini agar para oknum tidak sewenang-wenang melakukan hal yang melanggar hukum. " Tutupnya.(Hulu/D)
| |
Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan WA ke 085643333586
via EMAIL: [email protected]
(mohon dilampirkan data diri Anda) |
| |
Komentar Anda :